スラウェシ地域研究メモ このページをアンテナに追加 RSSフィード

京都大学東南アジア研究所:スラウェシ科研のサイトへ
2005040506070809101112
2006010203040607081011
20070405
20080510
20090406

2006-06-20/Tuesday

[][]

スラウェシ科研・研究分担者の岡本正明さん(京都大学東南アジア研究所)からのお知らせです。

来月15ー16日に、ゴロンタロ州で開催される国際会議です。

*1

ゴロンタロ州は、2001年までは現在の北スラウェシ州の一部でした。州都のゴロンタロ市は、トミニ湾に面したたいへん穏やかな雰囲気の街です。オランダ時代の白亜の建築物もあちらこちらに残っており、マカッサル市とはずいぶんと風情が違うように思いました。

今回の国際会議では、インドネシア国内からの報告はもとより、ハワイ大学やオーストラリ国立大学からも、大勢の研究者が出席します。ゴロンタロとマルクは、地理的配置も比較的近接しています。インドネシアの中では、どちらかというと辺境ではありますが、逆に「世界」により近い場所にあります。似たような特徴を持つゴロンタロとマルクの〈これまで〉と〈これから〉を、歴史・開発・政府・教育・社会・住民などを手がかりとして、学際的に〈現在〉を語る国際会議です。The world of Maluku : eastern Indonesia in the early modern period(1993)を著したLeonald Y. Andaya(ハワイ大学)さんが基調報告をされます。テルナテ王国とティドレ王国における香料交易をめぐる興亡の歴史と、ゴロンタロがどのようにつながっているのでしょうか。久々に、同書を繙いてみようかと思いました。


International Conference

“Looking Back, Looking Forward:Gorontalo, Sulawesi and Maluku”

Gorontalo, July 15-16, 2006

“A Conference for the New Era of the Region”


I. PENDAHULUAN

Pengalaman sejarah dan perkembangan kebudayaan setiap masyarakatmemiliki keunikan masing-masing. Dengan demikian, Gorontalo, Sulawesi dan Maluku mempunyai keunikan tersendiri bila dibandingkan dengan kawasan lain di Indonesia. Letak geografis yang berdekatan a ntara Sulawesi dan Maluku yang diperkuat dengan pengalaman hidup masyarakatnya dalam kultur agraris dan pesisir merupakan faktor utama mengapa kawasan ini memiliki hubungan yang intensif dalam ranah budaya dan ekonomi di masa lalu.

Keragaman kultural setiap lokasi berkembang sesuai dengan kondisi hidup dan dinamika pandangan dunia yang dipraktikkan oleh masyarakatnya dan tantangan-tantangan struktural yang dihadapi. Persentuhan kawasan Sulawesi dan Maluku dengan “dunia luar” khususnya di masa kerajaan dan kolonial ikut pula mempengaruhi munculnya berbagai konflik kepentingan di kawasan ini. Namun pada saat yang sama terbentuk pula konfederasi-konfederasi politik. Satu hal yang patut dicatat bahwa“tradisi intelektual dan akar-akar demokrasi telah tumbuh dalam kehidupan masyarakat di Sulawesi dan Maluku.

Tak bisa dipungkiri bahwa dalam konteks hubungan negara dan masyarakat, pergumulan ide-ide politik dan identitas budaya cukup mewarnai dinamika sejarah masyarakat kawasan timur Indonesia, khususnya di Sulawesi dan Maluku. Ide-ide nasionalisme dan regionalisme serta aspirasi-aspirasi negara modern yang menghargai keragaman identitas masing-masing kelompok berkembang cukup progresif di Sulawesi dan Maluku, terutama menjelang kemerdekaan dan pasca kemerdekaan R.I. Dewasa ini, Indonesia memasuki babak baru transisional yang penting. Meskipun praktek demokrasi sudah semakin “baik”, tetapi pembangunan sosial ekonomi yang adil dan mensejahterahkan semua golongan rakyat masih sulit dirasaka! n. Dalam konteks politik dan pembangunan, kebijakan otonomi daerah dan prinsip good governance dirancang sebagai jawaban. Di sisi lain, sektor pendidikan dan pengembangan kebudayaan diharapkan bisa menjawab kepentingan bangsa secara jangka panjang di mana produktiftas SDM, daya saing ekonomi dan kapasitas kelembagaan pemerintah dan sektor swasta sebagai keniscayaan. Berbagai regulasi dan program secara nasional dan lokal kelihatan sudah digenjot untuk bidang-bidang utama ini. Arah dan hasilnya seperti apa? Ini merupakan pertanyaan kunci yang harus dijawab dan dikerjakan oleh banyak pihak.

Akhirnya, pengalaman-pengalaman lokal dan nasional tak bisa dipisahkan dengan dinamika globalisasi yang mengkondisikan berbagai masalah dan tantangan-tantangan baru saat ini, antara lain: pertanyaan tentang identitas sosial, peran agama, budaya dan teknologi, pencapaian kesejahteraan, keadilan dan keamanan bersama, hegemoni dan marginalitas, fungsi lembaga-lembaga negara di sektor politik, pendidikan dan ekonomi, dsb.

Konferensi internasional ini bermaksud membahas hubungan antara sejarah dan masa depan untuk wilayah Sulawesi dan Maluku. Gagasan dan pelajaran dari sejarah yang ada tampaknya diperlukan untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, dengan pertama-tama memulai dengan mempertanyakan secara komprehensif apa-apa yang sudah dicapai oleh masyarakat dan bangsa kita sejauh ini, serta cita-cita besar apa yang bisa memandu langkah-langkah ke depan. Semoga visi yang lebih tajam dan agenda yang lebih secara regional dan lokal baik bisa terfasilitasi melalui konferensi internasional ini.

II. TUJUAN

Memperkuat pembahasan-pembahasan yang lebih komprehensif mengenai posisi dan konektifitas kawasan Sulawesi dan Maluku dan posisi Gorontalo khususnya dalam dinamika kawasan Timur Indonesia, baik dalam perspektif sejarah, perkembangan kontemporer dan tantangan2 masa depan.


III. HASIL YANG DIHARAPKAN

  • Adanya pertukaran pengalaman dan penguatan akses internasional antara lembaga pendidikan tinggi di Gorontalo, Sulawesi dan Maluku dengan lembaga-lembaga keilmuan dan penelitian di luar negeri, khususnya di USA;
  • Menyegarkan pemahaman yang lebih baru tentang dinamika sejarah dan kebudayaan kawasan Sulawesi dan Maluku dan tantangan-tantangannya menuju

masa depan;

  • Memperkuat pemahaman yang kritis tentang perkembangan masyarakat dan pembangunan di Gorontalo, Sulawesi dan Maluku;
  • Terbentuknya agenda-agenda kerjasama dalam pengembangan kelembagaan bidang pendidikan dan penelitian antara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan University of Hawaii at Manoa (UHM), USA.

IV. PEMBICARA UTAMA:

  1. Prof. Lonard Y. Andaya (Historian, University of Hawaii at Manoa, USA)
  2. Prof. Barbara Watson Andaya (Director, Center for Southeast Asian Studies)
  3. David Henley, Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (Royal Institute of Linguistics and Anthropology, KITLV) Leiden, Netherlands
  4. Dr. Nelson Pomalingo, M.Pd. (Gorontalo State University).

V. PRESENTER:

  1. Terance W. Bigalke, PhD (Director, Education Program, East-West Center, Hawaii)
  2. Prof. M. Ryaas Rasyid, Political Scientist, Indonesia
  3. Bahtiar Effendy, PhD (Pascasarjana Universitas Indonesia Jakarta & Universsitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)
  4. Dr. Laode Ida (DPD-RI, Jakarta)
  5. Dr. Gufran Ibrahim, Khairun University Maluku
  6. Alex Ulaen, DEA, Sam Ratulangi University, Manado
  7. Merlyna Lim, PhD (Twentee University, the Netherlands & Arizona State University, USA)
  8. Muhamad Ali, MSc, ABD (University of Hawaii at Manoa, USA)
  9. Akiko Sugiyama, MA, ABD (University of Hawaii at Manoa, USA)
  10. Ir. Alim Niode, MSi (State University of Gorontalo)
  11. Rusovanny Halalutu, MA (Gadjah Mada University).
  12. Hidayah Muhallim, MA. (Makassar)
  13. Nurdiyanah Syarifuddin, MPH. (Makassar)
  14. M. Amin Abdullah, MA. (Palu)
  15. Setyo Rukmi (Fulbright Scholar)
  16. Sapril Akhmadi (Asian Studies, University of Hawaii at Manoa USA)
  17. Samsi Pomalingo, MA (Gorontalo State University)
  18. Herman Oesman, MSi (Muhammadiyah University, North Maluku)
  19. Kelly (University of Hawaii)

VI. TEMPAT DAN WAKTU

Konferensi ini rencananya akan dilaksakan di:

Aula Serba Guna Universitas Negeri Gorontalo

Jl. Jenderal Sudirman No. 6 Gorontalo

Telp. 062 435 821125. Fax 062 435 821752

Waktu pelaksanaan kegiatan adalah tanggal 15 -- 16 Juli 2006

VII. JADWAL ACARA


Time

Agenda

July 15th, 2006

8.00-8.30

Persiapan Pembukaan Acara (registration & preparation)

8.30 - 9.30

Acara Pembukaan (open ceremony):

  • Kesenian daerah Gorontalo
  • Sambutan-sambutan (welcome speeches):

Ketua Panitia (Chairman Committee)

Re ctor of State University of Gorontalo

  • Memorandum of Understanding: UNG dan UHM

9.30-12.30

Keynote Speech:

Prof. Leonard Y. Andaya

Senior Historian, University of Hawaii at Manoa, USA.

“Looking Back, Looking Forward: Gorontalo, Sulawesi & Maluku”

Prof. Barbara Watson Andaya

Director, Center for Southeast Asian Studies, UH-Manoa

President, Association of Asian Studies, USA.

“Four Centuries of Western Writing in the Northern Sulawesi”

David Henley, PhD

Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde

(Royal Institute of Linguistics and Anthropology, KITLV) Leiden, Netherlands

“Four Centuries of Historical Geography of the Northern Sulawesi” !

Dr. Ir. Nelson Pomalingo, MPd.

State University of Gorontalo, UNG

“Education and Development: Gorontalo Experience”

Moderator: Basri Amin

12.30 -13.30

Lunch/Ishoma

13.30-15.00

“Reflecting Autonomy: Politics, Culture and Development”

Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid, MA. Political Scientist, Indonesia

Autonomy in Eastern Indonesia

Bahtiar Effendy, PhD. State Islamic University, UIN Jakarta & Pascarjana, UI

Culture and Religion-State Relationship

Dr. Laode Ida. Vice Chairman of DPD, the Council of Regional

Representatives.

Regional Challenges of Sulawesi and Maluku: Issues and Solutions

Moderator: Sastro Wantu, M.Si

15.00-15.30

Break/Snack

15.30--17.30

Terance Bigalke, PhD. Director of Education, East-West Center, Honolulu,

USA.

“Indonesian Multiculturalism “

Dr. Gufran Ibrahim, Khairun University Maluku

“Sulawesi and Maluku: Encountering Culture and Language”

Alex J. Ulaen, DEA. Sam Ratulangi University Manado

Maritime Culture in Northern Sulawesi”

Moderator: Alim Niode, MSi.

July 16th, 2006

8:30

Seminar Registration

9.00 -- 10.00

Keynote Speech

Merlyna Lim, PhD. Assistant Professor, Arizona State University, USA

“Autonomy, Technology and Development”

Moderator:

10.00--12.00

Research and Development in Eastern Indonesia:

Scholars, Institutions and Agendas Part I

Ir. Alim Niode, MSi (UNG)

Rusovanny Halalutu, MA. (UGM)

Muhamad Ali, MSc, ABD (University of Hawaii at Manoa)

Akiko Sugiyama, MA, ABD (University of Hawaii at Manoa)

Hidayah Muhallim, MA. (Makassar)

Moderator:

12.00 -- 13.00

Break

13.00--15.00

Research and Development in Eastern Indonesia:

Scholars, Institutions and Agendas Part II

Nurdiyanah Syarifuddin, MPH. (Makassar)

Setyo Ruk! mi (Fulbright Scholar)

Sapril Akhmadi (Asian Studies, Hawaii)

Samsi Pomalingo, MA. (UNG)

Kelly (University of Hawaii at Manoa)

Moderator:

15.00--15.30

Break

15.30--16.00

Closing ceremony




PERHATIAN BUAT PRESENTER DAN PESERTA:

1. Lembar konfirmasi bisa dikirimkan ke panitia pelaksana dengan

alamat di bawah ini:

International Conference Committee

Looking Back, Looking Forward: Gorontalo, Sulawesi, dan Maluku

Jl. Jenderal Sudirman No. 6 Gorontalo.

Telp: 062 435 825998 (Aga); 081340239957 (Surya); 08124403881 (Basri),

Email: rahman_dako@yahoo.com; basri@h! awaii.edu

2. Lembar konfirmasi paling lambat sudah berada di meja panitia

pelakasana pada tanggal 9     Juli 2006

3. Panitia Pelaksana hanya akan menyediakan makan siang, snack dan

konferensi kit untuk     peserta dan presenter.

4. Panitia pelaksana akan membantu presenter dan panitia yang

berasal dari luar Gorontalo     untuk akomodasi selama konferensi.

Untuk informasi selanjutnya mengenai konferensi     khususnya

mengenai penginapan/akomodasi bisa menghubungi:

Vanny (062 81356319552)

Aga (062 081340804580)


LEMBAR KONFIRMASI:

Nama:

Alamat:

Organisasi:

Telepon:

Email:

Permintaan khusus:

*1:写真は、2002年に、現在のスラウェシ科研の主なメンバーが、マカッサル市から北スラウェシ州のマナドまで自動車で縦断したときのもの。このときゴロンタロ州は、ちょうど設立一周年を迎える行事を準備しているところでした:写真撮影・浜元聡子

2006-06-15/Thursday

[]

スラウェシ科研の研究協力者・島上宗子さん(京都大学地域研究統合情報センター/いりあい・よりあい・まなびあいネットワーク)からのお知らせです。

「いりあい交流2006」成果報告会

インドネシアの人々がみた日本の山村:経験をつなぐ」


この2年あまり、仲間たちと取り組んできました、インドネシア・中スラウェシの山村と日本の山村の経験をつなぐ試み(略して「いりあい交流」)で、この度、下記のような研究会を計画しています。

地域研の阿部さんなどなどの御協力で、京都大学地域研究統合情報センターで開きます。大阪のインドネシア総領事も出席いただける予定です。

期日が大変迫ってのご案内になってしまってとても恐縮なのですが、京都周辺におられる方、ぜひともご参加いただけたら、幸いです。どうぞよろしくお願いします。

島上宗子



「いりあい交流2006」成果報告会

「インドネシアの人々がみた日本の山村:経験をつなぐ」

■日時:2006年6月19日(月) 14:00〜17:30

■場所:京都大学地域研究統合情報センター・3階会議室

(地図:http://www.cias.kyoto-u.ac.jp/index.php/access

プログラム

◆報告者

  Hedar Laudjeng (弁護士、NGOバンタヤ財団顧問)

  Ranggu (中スラウェシ・トンプ集落慣習リーダー)

  Yeni Lancia ( 中スラウェシ・マレナ集落女性リーダー) 

  ほか

コメンテーター

 松山利夫(国立民族学博物館)

  今北哲也(滋賀県朽木村在住)

家中茂(鳥取大学地域学部・環境社会学

  Dr Solita Sarwono (京都大学大学院アジアアフリカ地域研究研究科・客員教授)

  岡本正明(京都大学東南アジア研究所)

  ほか

■趣旨

インドネシア・スラウェシ島から、NGO実践家や研究者、村のリーダーなど6人の方が来日しています。「いりあい・よりあい・まなびあいネットワーク」による事業の一環として、2週間かけて日本の山村(福島県石筵、山形県中津川、滋賀県朽木・椋川)を訪問します。その最後に、インドネシアの人たちが実際日本の山村をどのように見たのか、印象や意見を聞く場を設けました。

スラウェシ島の山村では、今も、焼畑やロタン(籐)などの森林産物を採取して暮らしています。周りの自然を生かす豊かな知恵と慣習が残っています。しかし、近代化のなか、商品作物の栽培が急速に広がる一方、地域の共同体による慣習的な森や土地の利用が認められなくなってきました。

日本の山村は、すでにこうした大きな変化を経験してきました。日本の経験から何か学べることがあるのでないか、と企画したのが今回の「いりあい交流」事業(トヨタ財団助成)です。一方、われわれにとっては、彼らの目を通して、日本の山村についてあらためて考える機会になります。お互いの経験や意見を交換し、そのうえで、国家・時代の違いを超えて、広く、資源の持続的共同管理(いりあい)や、それを支える地域共同体のありかた(よりあい)も考えてゆきたいと思っています。


■連絡先:

いりあい・よりあい・まなびあいネットワーク事務局

  (tel/fax: 03-3204-1316, e-mail: i-i-net@zj9.so-net.ne.jp)

京都大学地域研究統合情報センター・阿部健一

  (Tel: 075-753-9611, e-mail: abek@cias.kyoto-u.ac.jp)

2006-03-01/Wednesday

[]

スラウェシ科研研究分担者の水野広祐からのお知らせです。

直接、インドネシア関連の話題をもつ発表は含まれていませんが、ネットワーク理論から東南アジアおよびアジア全域を理解しようとする試みが議論されます。

ネットワークとは、東南アジア研究においては、ある種のジャーゴンとなったことばかもしれません。移動研究をしているわたしにとっても、ひじょうに身近なことばであり、ついつい便利に使いもします。しかしながら、その実態を具体的に説明しようとすると、これほど困難な<現象>もないような気がします。日々、このことばの実態と説明に苦労されている方がいらしたら、ちょっとのぞいてみてはいかがでしょう。なにか手がかりが得られるかもしれません。(浜元)


日タイ拠点事業ワークショップのお知らせ

日タイ拠点事業は、以下の日程でワークショップを開催します。

English

日時:2006年3月6日(月)午前10時から午後5時

場所:東南アジア研究所東棟2階会議室

テーマ:アジア研究におけるネットワーク理論:成果と今後の課題


ワークショップ予定

10時 オープニング 水野広祐(東南アジア研究所)

10時10分から10時40分 濱下武志(東南アジア研究所)

  問題提起;アジア研究におけるネットワーク理論(仮題)

10時40分から11時50分 Fan Ke(Nanjing大学)

  ネットワーク理論とムスリム社会(仮題)

11時50分から13時 昼食

13時から14時10分 Liu Hong(シンガポール国立大学)

  ネットワーク、アイデンティティと海外華人研究

14時10分から15時20分 Nordin Hussin(マレーシア国民大学)

  ネットワーク理論とマレー世界

  Networks of Malay Merchants and the Dwindling of Melaka

  as a Regional Trading Centre 1780-1830

15時20分から15時40分 コーヒーブレイク

15時40分から17時 濱下武志(東南アジア研究所)

  アジア研究におけるネットワーク理論:成果と今後の課題(仮題)

および総括討論

17時閉会


本ワークショップは、アジア研究におけるネットワーク理論について、華人研究ムスリム社会研究、マレー世界研究から再考し、今後の課題を検討します。

本ワークショップは、濱下先生の、本年3月末の東南ア研退職を契機に、濱下先生の最も大きな学問業績のひとつであるネットワーク理論について、濱下先生を交えて大いに語りあおうという趣旨も含まれています。

議論はすべて英語でなされます。

皆様、奮ってご参加ください。

水野広祐

日タイ拠点事業コーディネーター


2005-04-09/Saturday

[]

下記のとおり、研究会のご案内をいたします。

--------------------------------------------------------------

第三回いりあい・よりあい勉強会 <シリーズ:森と人、共生のかたちを探る>

“森を守り、コミュニティを豊かに”

インドネシア・ブトゥン山における社会林業の試みを中心に

話題提供: 島上 宗子 (いりあい・よりあい・まなびあいネットワーク[あいあいねっと])*1

■日時:2005年4月15日(金)

    19:00〜21:00

■場所:早稲田奉仕園スコットホール

  (2階222号室) [定員30名]

  東京都新宿区西早稲田2−3−1

(tel:03-3205-5411)

   ・高田馬場駅から都バス「早大正門行き」2つ目

    「西早稲田」下車徒歩2分

   ・地下鉄東西線「早稲田」駅下車徒歩5分           

    http://www.hoshien.or.jp/map.html

■資料代:500円

■問い合わせ:いりあい・よりあい・まなびあいネットワーク事務局

  ・Email:pm5m-nght@asahi-net.or.jp(長畑)

 (参加ご希望の方は事前にメールでご一報をお願いします。)

■要旨:

今回の発題者・島上宗子は、昨年夏以降、インドネシアのハリムン山、ブトゥン山などで森林管理に関連した調査に従事してきました*2。調査中、頻繁に耳にしたのが、“森を守り、住民を豊かに(Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera)”というフレーズです。インドネシアにおいても、森林地域から住民を排除し、警備することを森林政策の柱としていた時代は終わり、これからは森林保全と住民福祉の両立をはかる時代だ、との認識が急速に拡がりつつあるようでした。

 スマトラ島南端ランプン州に位置するブトゥン山は、1998年以来、インドネシア大学の人類学者らが住民・地元NGO・地元大学・関係政府機関とともに社会林業を進めるアクション・リサーチを展開し、インドネシアの社会林業の先駆例となった地域です。過去7年間、朝令暮改する社会林業政策、政府役人・職員の交替、住民グループ内の対立、援助機関の撤退などさまざまな困難に直面しながらも、住民グループにより植えられた木々が徐々に成長し、ブトゥン山は緑を回復しつつありました。

 第三回いりあい・よりあい勉強会では、発題者のブトゥン山での見聞を中心に、“森を守り、コミュニティを豊かに”をめざした実践の可能性と課題を考えてみたいと思います。特に、実践のプロセスの中での外部者(研究者、NGO、援助機関など)の役割に注目し、いりあい・よりあい・まなびあいネットワークがめざす「まなびあい」の意味・かたち・可能性について議論を深めたいと思います。

いりあい・よりあい・まなびあいネットワーク(あいあいネット)

コミュニティを基盤とした資源管理と自治に関心をもち調査研究・経験交流を進める、アジア・日本のNGO/NPO関係者、研究者、住民のネットワークです。2004年から活動を開始しました。トヨタ財団の研究助成をうけ、日本・インドネシア・インドを中心に、自然資源管理(いりあい)と住民自治(よりあい)に関する共同調査・経験交流(まなびあい)の活動を展開中です。

--------------------------------------------------------------

*1: 島上宗子(しまがみもとこ)「いりあい・よりあい・まなびあいネットワーク」メンバー、「スラウェシ科研」研究協力者。2005年3月、京都大学大学院アジアアフリカ地域研究研究科を認定単位取得退学。地域の自治とは何かを考え、実践していくことをめざして活動中。主要論文として「地方分権化と村落自治−−タナ・トラジャ県における慣習復興の動きを中心として」(松井和久編『インドネシアの地方分権化』アジア経済研究所、2003年)他。

*2:この調査は2005年2月に、林野庁の「地球環境研究総合推進費」の経費を利用しておこなわれました。http://www.env.go.jp/earth/suishinhi/